Dulu aku pikir cinta hanya sebatas hiasan dunia dan tuntutan
manusia-manusia tua, tapi kini aku mulai membutuhkan sosok itu.
Seseorang yang secara
utuh hadir dikehidupanku bukan hanya jasad, tetapi lengkap dengan akal, hati
dan ruh. Yang hadir untuk berbagi paket kehidupan, mengingatkan, menuntun pada
kebenaran, dan menjamin akan kesetian. Namun keraguan hadir, seakan tak bosan
mengingatkan akan kenyataan dan cerita dunia percintaan. Membuatku selalu
bertanya apa masih tersisa lelaki yang bisa menerima diri ini secara utuh? Seseorang
yang siap menerima Kekurangan dan kelebihan ini. yang akan mewarnai
hari-harinya. Berbagai karakter yang ku temui, membuatku berpikir semua lelaki
sama. Aku tau bahwa aku tak boleh menyamaratakan mereka tapi aku cukup tau. kenyataan
yang kini kupahami adalah semua lelaki sama. *yaiyalah orang jenis kelaminnya aja sama :D . maksudku sifat dan dasar pemikirannya yang terkadang sama ya meski menghasilkan sikap dan tingkah laku yang berbeda, tapi konsep yang mereka maksud sama. mungkin Hanya wanita beruntunglah yang mendapatkan lelaki
secara utuh begitupun sebaliknya.